“Saya bekerja untuk menghormati publik secara total dan
mereka membayar saya untuk bekerja” Jose Mourinho
Salah satu tugas terpenting pembicara, selain menyampaikan
ide-ide yang tertuang dalam berpidato adalah “memuaskan” audiens. Ada sejumlah
cara untuk membuat audiens puas dengan training yang Anda selenggarakan,
seperti hal berikut:
Game
Buatlah permainan kelompok untuk menjelaskan suatu hal.
Setiap permainan yang Anda buat harus memiliki keterkaitan dengan game yang
akan Anda lakukan. Permainan bisa dilakukan oleh dua atau tiga orang secara
berkelompok.
Humor
Humor bisa berasal dari pengalaman Anda atau pengalaman
orang lain, namun harus diingat bahwa jangan sampai humor yang Anda sampaikan
mengandung unsur SARA.
Libatkan Panca Indera Audiens (visual, auditory, kinestetik)
Manusia memasukkan informasi melalui pancaindra. Dari kelima
indra itu ada “kegemaran” sebagai tempat masuk informasi terbanyak. 55% indra
penglihatan (visual), 37% indra pendengaran (auditory), dan 8% indra gerak
(kinestetik). Karena Audiens Anda terdiri atas tiga tipe ini, setiap presentasi
Anda harus melibatkan ketiga indra tersebut, misal:
Membuat Slide presentasi
Menyisipkan viedo dalam presentasi
Memutar lagu saat memulai acara, diskusi, jeda, maupun
selesai acara
Menyiapkan cerita atau kisah yang menyentuh sebagai
inspirasi
Buat audiens banyak bergerak, dengan senam atau
melompat-lompat.
Cerita
Kumpulkan cerita-cerita motivasi, seperti kisah orang yang
sukses di bidang tertentu, yang bisa Anda gunakan untukn menambah “bumbu” dalam
menciptakan gambar di benak audiens. Anda pasti pernah mendengar kata-kata
berikut:
“Kepalaku seperti mau pecah”
“Aku bahagia seperti burung berkicau”
“Hidup itu ibarat semamngkuk buah ceri”
Itulah metafora, yang memberikan makna dan intensitas
emosional yang lebih besar. Apakah metafora itu? Metafora itu symbol, dan
karenanya bisa menciptakan intensitas emosional yang lebih cepat dan lengkap
daripada kata-kata tradisional yang kita gunakan. Cara membangun metafora:
Identifikasi masalah secara jelas
Cari karakter dan struktur dari masalah itu
Cari situasi yang setara/seimbang
Cari solusi yang berbentuk pelajaran
Ketika menggunakan metafora dalam berkomunikasi, Anda
mendapat beberapa manfaat diantaranya:
Merangsang kreatifitas
Menciptakan kegembiran
Membangkitkan emosi
Memberi pencerahan
Memberi perhatian
Menciptakan kesenangan hidup
Demikian dari saya Ongky Hojanto
Pakar Public Speaking Indonesia versi Koran Kontan
Penulis buku best seller Public Speaking Mastery.
Mau tingkatkan kemampuan public speaking anda ? Klik
www.publicspeakingacademy.co.id

Tidak ada komentar:
Posting Komentar